Minggu, 18 Januari 2015

Laporan Fisika "Pengukuran"

PENGUKURAN

A.    TUJUAN
1.      Untuk memahami dan mengerti lebih dalam tentang pengukuran
2.      Untuk mengetahui cara memakai alat ukur
3.      Untuk mengetahui lebih dalam bagaimana cara menghitung dan  untuk hasil pengukuran.

B.     ALAT DAN BAHAN
1.   Percobaan pengukuran diameter
Bahan dan alat: a. Mikrometer sekrup
b. Buku cetak
c. Buku tulis
2.   Percobaan pengukuran massa
Bahan dan alat: a. Neraca lengan
b. Beban 1
c. Beban 2
3.   Percobaan pengukuran waktu
Bahan dan alat: a. Stopwatch
b. Lintasan
c. Penghapus
d. Lem kertas


C.     KAJIAN TEORI/DASAR TEORI
PENGUKURAN
·         Mengukur adalah membandingkan sesuatu dengan sesuatu yang sejenis yang sudah ditetapkan sebagai satuan.
·         Alat ukur:  1. Panjang => Mistar, Jangka sorong, Mikrometer sekrup.
2. Waktu   => Stopwatch.
3. Massa    => Neraca lengan, timbangan, neraca elektronik/digital.

·         Pengukuran dibagi menjadi dua, yaitu:
-        Pengukuran tunggal
Pengukuran tunggal adalah pengukuran yang dilakukan satu kali saja. Adapun ketidak pastian pada pengukuran tunggal ditetapkan sama dengan setengah skala terkecil.
Pengukuran tunggal
               
-        Pengukuran berulang
Pengukuran berulang adalah pengukuran yang dilakukan lebih dari satu kali. Apabila dimungkinkan suatu percobaan, hendaknya dilakukan melalui pengukuran berulang lebih dari satu kali), misalnya 5 kali atau 10 kali. Nilai benar 0 dapat didekati dengan nilai rata-rata .
Misalnya, suatu besaran fisika diukur N kali pada kondisi yang sama, dan diperoleh hasil-hasil pengukuran x1, x2, x3, . . . ., xN  (disebut sebagai sampel). Nilai rata-rata sampel, , didefinisikan sebagai
Berdasarkan analisis statistik ternyata nilai terbaik sebagai pengganti nilai benar  adalah rata-rata, .
Ketidakpastian  dapat dinyatakan oleh simpangan baku nilai rata-rata sampel.
Banyak angka yang dapat dilaporkan dalam percobaan berulang dapat mengikuti aturan berikut.
Ketidakpastian relatif sekitar 10% berhak atas 2 angka;
Ketidakpastian relatif sekitar 1% berhak atas 3 angka;
Ketidakpastian relatif sekitar 0,1% berhak atas 4 angka.

Ketidakpastian relatif=

A.    DATA PERCOBAAN
1. Diameter
A. Bahan I
Hasil pengukuran
17,43 mm
16,10 mm
15,20 mm
15,66 mm
16,81 mm

B. Bahan II
Hasil pengukuran
5,5 mm
3,48 mm
3,6 mm
3,47 mm
3,55 mm

2. Waktu
A. Bahan I
Hasil pengukuran
1 s
1,05 s
1,02 s
1,1 s
1,2 s


B. Bahan II
Hasil pengukuran
1 s
0,95 s
0,87 s
0,97 s
0,63 s

3. Massa
A. Bahan I
Hasil pengukuran
61,5 g
61,28 g
5,88 g
20,07 g
18,02 g

B. Bahan II
Hasil pengukuran
58,93 g
57,75 g
57,52 g
58,48 g
59,51 g

B.     ANALISIS DATA
1. Pengukuran Diameter
A. Bahan I

B. Bahan II
2.  Pengukuran Waktu
A. Bahan I
B. Bahan II
3. Pengukuran Massa
A. Bahan I
B. Bahan II


CREATED BY: NURUL AZIZAH





Tidak ada komentar:

Posting Komentar